Distributor Beras oleh Central Beras
Lompat ke konten

Analisis Finansial Central Beras – Model Franchise

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Perencanaan Bisnis Franchise Central Beras

1. Latar Belakang Perusahaan: Central Beras adalah distributor beras berpengalaman dengan reputasi yang kuat di industri. Dengan keahlian dalam menyediakan beras berkualitas tinggi, kami siap untuk mengembangkan bisnis melalui model franchise.

2. Visi & Misi:

Visi: Menjadi jaringan toko beras dengan cakupan nasional yang dikenal karena kualitas dan keandalannya. Misi: Menyediakan beras berkualitas tinggi kepada setiap rumah tangga di Indonesia melalui model franchise yang efektif dan berkelanjutan.

3. Tujuan Franchise:

  • Meningkatkan penetrasi pasar dan brand awareness Central Beras di seluruh Indonesia.
  • Menyediakan peluang usaha bagi wirausahawan yang ingin bergabung dalam industri beras dengan model bisnis yang terbukti.

4. Paket Franchise:

Investasi Awal: [Tentukan jumlah] Termasuk:

  • Hak penggunaan merek
  • Pelatihan awal untuk pemilik dan staf
  • Bantuan dalam pemilihan lokasi
  • Peralatan awal dan sistem POS

Royalti: [Misalnya 5% dari penjualan bulanan]

5. Support System:

  • Pemasokan beras berkualitas tinggi dengan harga kompetitif.
  • Pelatihan reguler mengenai operasional toko, pelayanan pelanggan, dan pengetahuan produk.
  • Bantuan pemasaran dan promosi termasuk materi iklan.

6. Lokasi Target Franchise: Berdasarkan analisis pasar dan potensi konsumen, kami menargetkan kota-kota besar di Jawa Tengah serta kota-kota satelit di sekitarnya untuk ekspansi awal.

7. Strategi Bisnis:

  • Kualitas Produk: Menjaga kualitas beras dengan kerjasama erat dengan petani dan pemasok.
  • Teknologi: Implementasi teknologi terbaru dalam proses pembersihan dan pengemasan.
  • Pelatihan: Memberikan pelatihan reguler untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

8. Analisis Finansial: Perlu dilakukan analisis mendalam mengenai estimasi pendapatan, biaya, dan break-even point berdasarkan lokasi, ukuran toko, dan pasar target. Ini akan memberikan gambaran ROI yang diharapkan untuk calon franchisee.

9. Syarat & Kualifikasi Franchisee:

  • Memiliki komitmen untuk memelihara standar kualitas Central Beras.
  • Kemampuan finansial untuk investasi awal dan operasional.
  • Pengalaman di bidang retail akan menjadi nilai tambah.

10. Strategi Pemasaran:

  • Mengadakan promosi awal saat pembukaan toko franchise baru.
  • Mengintegrasikan strategi pemasaran digital melalui website dan media sosial.
  • Mengadakan program loyalitas pelanggan untuk meningkatkan retensi.

11. Kontak: Website: www.centralberas.com Telpon: 0271 7471340 HP/WA: 08812941957

Sebelum meluncurkan program franchise, disarankan untuk melakukan riset pasar lebih lanjut dan konsultasi dengan ahli franchise untuk memastikan strategi yang efektif dan menguntungkan.

 

Paket Franchise Central Beras


Investasi Awal: IDR 15.000.000 (Ini hanyalah contoh angka; Anda mungkin perlu menyesuaikannya berdasarkan biaya nyata dan analisis Anda.)

Termasuk:

  1. Hak Penggunaan Merek: Dengan investasi awal, franchisee akan mendapatkan hak eksklusif untuk menggunakan merek “Central Beras” yang sudah memiliki reputasi di pasar, sehingga memberikan kepercayaan lebih kepada konsumen.
  2. Pelatihan Awal untuk Pemilik dan Staf: Sebelum memulai operasional, pemilik dan staf akan diberikan pelatihan komprehensif mengenai operasi toko, manajemen produk, dan pelayanan pelanggan. Tujuannya adalah memastikan standar yang sama di seluruh jaringan Central Beras.
  3. Bantuan dalam Pemilihan Lokasi: Central Beras akan memberikan rekomendasi dan bantuan dalam memilih lokasi yang strategis, berdasarkan analisis demografis dan trafik pelanggan. Hal ini untuk memastikan setiap toko memiliki potensi maksimal.
  4. Peralatan Awal dan Sistem POS: Franchisee akan diberikan peralatan toko beras awal yang meliputi mesin timbang, mesin pengemas, serta rak penyimpanan. Selain itu, sebuah sistem Point Of Sale (POS) modern juga akan disediakan untuk memudahkan transaksi dan manajemen inventaris.

Royalti: 5% dari penjualan bulanan. Royalti ini digunakan untuk mendanai dukungan berkelanjutan dari Central Beras, termasuk namun tidak terbatas pada: bantuan pemasaran, pelatihan lanjutan, dan penelitian & pengembangan produk.

Dengan paket franchise ini, Central Beras berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada franchisee, memastikan bahwa setiap toko memiliki kesempatan terbaik untuk sukses di pasar yang kompetitif.

 

Analisis Finansial Central Beras – Model Franchise

Estimasi Pendapatan

Pendapatan dari Penjualan Beras:

  1. Lokasi: Toko berada di area perumahan dengan populasi 20.000 jiwa. Dengan asumsi 50% dari mereka membeli beras sebanyak 10kg per bulan dari toko kita dengan harga IDR 12.000 per kg:
    20,000×0.5×10×12,000=Rp.120,000,000 per bulan atau Rp. per tahun.
  2. Pendapatan Tambahan: Jika toko juga menjual produk lain seperti minyak goreng, tepung, dll, estimasi tambahan pendapatan sekitar IDR 30,000,000 per bulan atau Rp.360,000,000 per tahun.

Total Estimasi Pendapatan: Rp. per tahun


Estimasi Biaya

  1. Sewa Toko: Dengan asumsi biaya sewa di lokasi tersebut sekitar IDR 40,000,000 per tahun.
  2. Biaya Operasional:
    • Listrik: IDR 1,000,000 per bulan (Rp. per tahun)
    • Air: IDR 300,000 per bulan (Rp. per tahun)
    • Biaya Pemeliharaan: IDR 500,000 per bulan (Rp. per tahun)
  3. Gaji:
    • 2 Karyawan dengan gaji masing-masing IDR 2,500,000 per bulan (Rp. per tahun)
  4. Royalti untuk Central Beras: 5% dari pendapatan.
    • 0.05×1,800,000,000=Rp. per tahun
  5. Biaya Pemasaran: Estimasi biaya promosi, iklan, dll sekitar Rp. per tahun.
  6. Biaya Lain-lain: Contoh biaya asuransi, lisensi, dll sekitar Rp. per tahun.

Total Estimasi Biaya: Rp. per tahun


Break-even Point

Dengan formula sederhana:

Break-even Point (dalam tahun)=Total BiayaPendapatan per tahun – Total Biaya per tahun
Break-even Point (dalam tahun)=246,600,0001,800,000,000−246,600,000

Break-even Point ≈ 0.157 tahun atau sekitar 2 bulan.

Dengan asumsi di atas, seorang franchisee diharapkan dapat balik modal dalam waktu sekitar 2 bulan setelah operasi.

 


Analisis SWOT Central Beras

Strengths (Kekuatan):

  1. Reputasi yang Kuat: Sebagai distributor beras yang berpengalaman, Central Beras memiliki reputasi yang baik dalam industri, memastikan kepercayaan dari para pelanggan.
  2. Kualitas Produk: Dengan kontrol kualitas yang ketat, Central Beras menjamin produk yang konsisten dan berkualitas tinggi.
  3. Hubungan dengan Pemasok: Hubungan erat dengan petani dan pemasok lainnya memastikan pasokan beras yang stabil dan berkualitas.
  4. Teknologi Pengemasan Canggih: Menggunakan teknologi terbaru untuk proses pembersihan dan pengemasan, memastikan keawetan dan kualitas beras yang dijual.

Weaknesses (Kelemahan):

  1. Ketergantungan pada Pemasok: Meskipun hubungan baik dengan pemasok ada, ketergantungan yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pasokan jika terjadi masalah di sisi pemasok.
  2. Keterbatasan Brand Awareness: Dalam pasar yang sangat kompetitif, Central Beras mungkin belum sepenuhnya dikenal di beberapa wilayah, terutama di luar Jawa Tengah.
  3. Infrastruktur Distribusi: Saat mencoba ekspansi, mungkin ada tantangan dalam mendirikan dan memelihara infrastruktur distribusi yang efisien di daerah baru.

Opportunities (Peluang):

  1. Ekspansi Franchise: Dengan model franchise, ada peluang besar untuk ekspansi cepat dan meningkatkan brand awareness di berbagai wilayah.
  2. Diversifikasi Produk: Selain beras, Central Beras dapat menambahkan produk-produk lain yang terkait seperti tepung beras, minyak goreng, atau produk organik.
  3. Kerjasama dengan Toko Online: Mengingat pertumbuhan e-commerce, Central Beras memiliki peluang untuk menjalin kerjasama dengan platform belanja online untuk penjualan produk.
  4. Program Loyalitas Pelanggan: Mengembangkan program loyalitas dapat meningkatkan retensi pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Threats (Ancaman):

  1. Persaingan Ketat: Pasar beras sangat kompetitif dengan banyak pemain besar dan lokal, masing-masing dengan strategi dan keunggulan mereka.
  2. Fluktuasi Harga: Harga beras dapat sangat fluktuatif tergantung pada panen, cuaca, dan faktor lainnya yang bisa mempengaruhi margin keuntungan.
  3. Regulasi Pemerintah: Setiap perubahan kebijakan terkait impor, distribusi, atau harga beras dapat mempengaruhi operasi bisnis.
  4. Kendala Alam: Bencana alam atau perubahan iklim dapat mempengaruhi produksi beras dan kualitas tanaman.

Dengan memahami setiap aspek dari Analisis SWOT ini, Central Beras dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, sambil memitigasi kelemahan dan ancaman untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

 

Strengths (Kekuatan) Central Beras:

  1. Reputasi yang Kuat: Central Beras telah lama berkecimpung dalam industri distribusi beras, membangun reputasi yang tak tergoyahkan. Kepercayaan yang diberikan pelanggan merupakan aset berharga yang menempatkan Central Beras di puncak preferensi konsumen.
  2. Kualitas Produk: Keseriusan dalam menjaga standar kualitas produk adalah hal yang tidak bisa ditawar. Central Beras menjamin setiap butir beras yang dijual adalah hasil dari kontrol kualitas yang ketat, memberikan kepastian bagi konsumen akan produk yang konsisten dan berkualitas setiap saat.
  3. Hubungan dengan Pemasok: Dalam industri yang sangat bergantung pada rantai pasokan, hubungan erat dengan petani dan pemasok lainnya bukanlah hal opsional, melainkan keharusan. Central Beras memahami hal ini dengan baik, sehingga dapat memastikan ketersediaan beras berkualitas dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
  4. Teknologi Pengemasan Canggih: Di era modern ini, penggunaan teknologi terbaru bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi, namun juga untuk memastikan produk yang dijual tetap dalam kondisi prima. Teknologi pengemasan yang digunakan Central Beras menjamin beras tetap awet dan bebas dari kontaminasi.

Kekuatan-kekuatan ini menempatkan Central Beras dalam posisi yang menguntungkan di industri distribusi beras dan harus terus ditingkatkan untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

 

Weaknesses (Kelemahan) Central Beras:

  1. Ketergantungan pada Pemasok: Meskipun hubungan dengan pemasok telah terjalin baik, ketergantungan yang terlalu tinggi bisa menjadi pisau bermata dua. Masalah yang muncul pada sisi pemasok bisa berdampak langsung pada operasional Central Beras, seperti keterlambatan pengiriman atau kualitas beras yang tidak sesuai ekspektasi.
  2. Keterbatasan Brand Awareness: Di tengah industri yang penuh persaingan, memiliki brand yang dikenal luas adalah aset. Namun, Central Beras mungkin masih memiliki tantangan dalam hal ini, terutama di beberapa wilayah tertentu di luar Jawa Tengah. Hal ini bisa mempengaruhi upaya ekspansi dan pertumbuhan di masa depan.
  3. Infrastruktur Distribusi: Ekspansi ke wilayah baru memerlukan infrastruktur distribusi yang solid dan efisien. Tantangan dalam mendirikan dan memelihara infrastruktur di daerah baru, seperti permasalahan logistik, biaya transportasi, atau kebutuhan gudang, bisa menjadi hambatan untuk Central Beras.

Mengidentifikasi kelemahan adalah langkah penting dalam strategi bisnis. Hal ini memberikan peluang bagi Central Beras untuk memperbaikinya dan mengembangkan solusi yang meminimalisir dampak negatif dari kelemahan tersebut.